Jumat, 01 Juni 2012

Cihuy, VW Siapkan Mobil Terbang

Khayalan masa depan tentang mobil terbang (mengambang/mengapung) tanpa roda semakin mendekati kenyataan. Pabrikan Volkswagen (VW) bisa jadi merupakan produsen otomotif pertama yang menjawab impian tersebut.

Tahun 2011 lalu ada perlombaan desain "People's Car Project" di Cina. Dari 119.000 rancangan yang masuk, mobil terbang. ....ah, tepatnya "mobil apung" terpilih dan video konsepnya ikut dipamerkan saat gelaran Beijing Auto Show.

Mobil ini dirancang dengan sistem elektromagentik, meluncur menggunakan emisi nol dan sensor khusus untuk menghindari tabrakan. Demikian publikasi theweek.com.

Sejujurnya, mobil apung ini baru sebatas konsep, belum diciptakan secara nyata. Namun, pihak VW cukup serius menanggapi dengan mulai mengerahkan peneliti mereka agar tak lama lagi bisa diproduksi besar-besaran.


Sumber : http://www.apakabardunia.com/2012/05/cihuy-vw-siapkan-mobil-terbang.html

Kamis, 03 Desember 2009

Unicorn

Lukisan fresco "Perawan dan Unicorn" (ca. 1602) karya Domenichino, di Palazzo Farnese, Roma.

Unicorn adalah makhluk dalam legenda yang wujudnya merupakan kuda, dengan sebuah tanduk di dahinya (kata “cornus” dalam bahasa Latin dihubungkan dengan kata “horn” yang berarti tanduk). Biasanya bulu Unicorn berwarna putih dan tanduknya berbentuk spiral. Darah Unicorn merupakan obat yang mujarab dan mampu membuat hidup abadi.

troll

Troll

Troll

Troll adalah makhluk buas sejenis raksasa dalam cerita-cerita rakyat Skandinavia. Mereka hidup di gua-gua yang dalam dan gelap, atau di dalam tanah. Mereka berukuran lebih besar daripada manusia dan memiliki tenaga yang besar. Karakter Troll mirip dengan Ogre (lafal: O-gêr) dalam cerita rakyat Inggris.

Dalam kisah-kisah fiksi fantasi atau games, karakter Troll sering dipinjam sebagai karakter pendukung. Dalam kisah The Lord of The Rings, Troll digunakan sebagai tenaga pengangkut beban yang berat atau sebagai pasukan penghancur dari kerajaan kegelapan Mordor. Bersama para Orc, Troll menyerbu kerajaan Gondor. Dalam kisah Harry Potter, Troll sebagai makhluk raksasa yang dikurung di bawah tanah.

Troll, 1887

Naga


Naga adalah sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa. Makhluk ini muncul dalam berbagai kebudayaan. Pada umumnya berwujud seekor ular besar, namun ada pula yang menggambarkannya sebagai kadal bersayap.


India

Istilah naga merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta atau India kuna yang bermakna "ular". Dalam naskah Mahabharata dikisahkan bahwa para Naga merupakan anak-anak Resi Kasyapa dari perkawinannya dengan Dewi Kadru. Nama-nama mereka yang terkenal antara lain Sesa, Taksaka, Basuki, Karkotaka, Korawya, dan Dritarastra.

Bangsa Naga yang berjumlah ribuan memiliki dua orang sepupu berwujud burung dan disebut sebagai bangsa Kaga. Keduanya bernama Aruna dan Garuda, yang merupakan putra dari Dewi Winata yang juga dinikahi Resi Kasyapa. Dengan demikian, hubungan antara Naga dengan Kaga selain sebagai sepupu juga sebagai saudara tiri. Meskipun demikian hubungan mereka kurang baik dan sering terlibat perselisihan.

Di antara para Naga ada pula yang menjadi dewa, yaitu Sesa, yang tertua di antara putra Kadru. Ia memisahkan diri dari adik-adiknya dan hidup bertapa menyucikan diri. Ia akhirnya diangkat sebagai dewa para ular, bergelar Ananta.

Cina

Lukisan naga versi Cina

Dalam tradisi Cina juga terdapat makhluk bernama Liong atau Lung yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan istilah naga. Makhluk ini digambarkan sebagai ular berukuran raksasa, lengkap dengan tanduk, sungut, dan cakar, sehingga berbeda dengan naga versi India.

Naga versi Cina dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan. Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu dihormati. Naga dianggap sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga. Biasanya roh orang suci menjelma dalam bentuk naga kecil dan menyusup ke dalam bumi untuk menjalani tidur dalam waktu lama. Setelah tubuhnya memebesar, ia bangun dan terbang menuju surga.

Sebagian ilmuwan berpendapat, naga Cina merupakan makhluk khayal yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan fosil dinosaurus. Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Ryu.

Kalimantan

Naga dalam budaya Kalimantan, kususnya suku Dayak dan suku Banjar dianggap sebagai simbol alam bawah. Naga digambarkan hidup di dalam air atau tanah dan disebut sebagai Naga Lipat Bumi. Naga merupakan perwujudan dari Tambun yaitu makhluk yang hidup dalam air.

Menurut budaya Kalimantan, alam semesta merupakan perwujudan "Dwitunggal Semesta" yaitu alam atas yang dikuasai oleh Mahatala atau Pohotara, yang disimbolkan enggang (burung), sedangkan alam bawah dikuasai oleh Jata atau Juata yang disimbolkan sebagai naga (reptil). Alam atas bersifat panas (maskulin) sedangkan alam bawah bersifat dingin (feminim). Manusia hidup diantara keduanya.

Dalam budaya Banjar, alam bawah merupakan milik Puteri Junjung Buih sedangkan alam atas milik Pangeran Suryanata. Setelah berkembangnya agama Islam, maka oleh suku Banjar alam atas dianggap dikuasai oleh Nabi Daud, sedangkan alam bawah dikuasai oleh Nabi Khidir Dalam arsitektur rumah Banjar, makhluk naga dan burung enggang diwujudkan dalam bentuk ukiran, tetapi sebagai budaya yang tumbuh di bawah pengaruh agama Islam yang tidak memperkenankan membuat ukiran makhluk bernyawa, maka bentuk-bentuk makhluk bernyawa tersebut disamarkan atau didistilir dalam bentuk ukiran tumbuhan.

Eropa

Lukisan naga versi Eropa
Mitos dan dongeng rakyat tentang naga juga telah tumbuh di dunia Barat sejak berabad-abad silam. Naga di dunia Barat digambarkan sebagai kadal besar dengan 2 tangan dan 2 kaki yg memiliki sayap begitu besar, juga memiliki kemampuan untuk menyemburkan lidah-lidah api dan digambarkan memiliki gua bawah tanah. Naga seperti ini adalah naga yang terlihat dalam film Harry Poter : And The Goblet Of Fire. Naga ini selalu digambarkan memangsa manusia

minotaur

Minotaurus

Topeng sapi jantan di pavilyun Yunani di Expo '88
Minotaurus.gif

Dalam mitologi Yunani, Minotaurus (bahasa Yunani: Μινόταυρος, Minótauros) adalah monster berbentuk manusia yang berkepala sapi. Wujudnya ini adalah akibat dari kutukan Minos, Raja Kreta. Karena banteng yang harus dia berikan kepada Dewa Poseidon, ia sembunyikan.Sehingga Poseidon menjatuhkan kutukan kepada istri Minos.Istri Minos dibuat jatuh cinta kepada banteng tersebut.Dengan meminta bantuan dari Daedalus,untuk dibuatkan tiruan banteng betina.Dia kemudian masuk ke dalam banteng tiruan, untuk bercinta dengan banteng tersebut.Maka dia mengandung bayi dari hubungannya dari banteng tersebut,yaitu Minotaurus.Monster ini tinggal di tengah labirin yang rumit yang dirancang oleh arsitek Daedalus untuk menyimpan sang Minotaurus. Setiap tahun, penduduk Athena mengirim tujuh pemuda dan tujuh gadis sebagai korban supaya tidak diserang oleh Minotaurus. Monster ini akhirnya dibunuh oleh Thesus, pahlawan Yunani yang menyamar menjadi salah satu korban. Sebelumnya, Thesus jatuh cinta pada Ariadne, putri Raja Kreta, yang memberinya pedang dan segulung benang. Thesus menggunakan benang itu untuk menyelusuri kembali jejaknya supaya bisa keluar dari dalam labirin yang rumit.

hydra

Hydra

Herkules yang sedang bertarung dengan Hydra.

Hydra merupakan mitos dari Yunani kuno. Monster ini berbentuk ular atau naga yang memiliki sembilan buah kepala. Setiap salah satu kepalanya dipotong, maka kepala tersebut akan tumbuh/membentuk dua buah kepala yang baru. Dikisahkan bahwa Herkules pernah mengalahkan Hydra. Herkules membakar delapan dari sembilan kepala itu, sebelum menguburkan kepala yang terakhir (yang abadi) di bawah batu.

hypoggrif

Hippogriff


Hippogriff bernama Buckbeak, cuplikan dalam film Harry Potter

Hippogriff adalah bangsa makhluk legendaris sejenis Griffin, yang dilukiskan berwujud setengah burung rajawali setengah kuda. Kepala dan badan depannya menyerupai rajawali sedangkan tubuh bagian belakangnya berupa kuda. Menurut legenda, Hippogriff merupakan makhluk hasil perkawinan antara kuda dengan Griffin.

Hippogriff seperti Griffin, namun ia lebih jinak sehingga lebih mudah untuk dikendalikan. Dalam dongeng-dongeng dan kisah fiksi fantasi, Hippogriff sering berperan sebagai hewan peliharaan atau kendaraan bagi ksatria dan tukang sihir. Hal itu membuat Hippogriff menjadi pilihan yang tepat untuk menjangkau tempat-tempat jauh, nyaman ditunggangi, dan secepat kilat.

Hippogriffs muncul dalam: